Sunday, March 19, 2017

Cara Menggugurkan Kandungan; Perbandingan Obat Dan Bedah

Aborsi adalah bukanlah cara yang aman serta ilegal dilakukan untuk mengakhiri kehamilan. Paling tidak, ada dua cara menggugurkan kandungan yang tersedia saat ini yakni dengan obat dan operasi. Sebuah obat aborsi (juga disebut aborsi medis atau aborsi dengan pil) melibatkan obat untuk mengakhiri kehamilan. Aborsi bedah (juga disebut bedah atau aborsi hisap) adalah prosedur yang menggunakan alat-alat medis di vagina dan rahim untuk mengakhiri kehamilan (merusak tubuh janin).

 Cara Menggugurkan Kandungan

Perbandingan Cara Menggugurkan Kandungan Dengan Obat Dan Aspirasi
Umumnya, pil diambil secara pribadi di klinik dokter. Kebanyakan wanita merasa baik-baik saja setelah mengambil obat aborsi, meskipun beberapa mengalami mual. Proses pengguguran selanjutnya akan bekerja dari mulai satu sampai empat jam setelah meminum obat tersebut. Perdarahan berat dan kram dapat dirasakan selama beberapa jam. Cara menggugurkan kandungan seperti ini akan terus berlangsung hingga satu minggu kemudian untuk memastikan proses aborsi selesai.
Pil aborsi sendiri telah digunakan sejak akhir tahun 1980-an di Eropa dan sejak tahun 2000 untuk di Amerika Serikat. Ada yang mengatakan jika obat aborsi membawa setidaknya 10 kali lebih sedikit risiko komplikasi kesehatan. Tapi, faktanya setiap orang berbeda. Tapi, di sini tidak ada anestesi atau instrumen medis yang terlibat. Sehingga cara menggugurkan kandungan ini dikatakan seperti alami atau prosesnya seperti keguguran. Obat ini hadir dengan beberapa dosis sesuai dengan umur kehamilan.

Sedangkan untuk aborsi aspirasi, proses aborsi berlangsung di klinik. Prosedur aborsi ini sebenarnya terjadi lima sampai 10 menit tapi bisa juga lebih. Seorang dokter akan menggunakan peralatan medis di vagina dan rahim untuk mengakhiri kehamilan dengan cara merusak tubuh si janin. Cek kesehatan dan kunjungan dokter biasanya diperlukan hanya jika si ibu mengalami masalah, atau jika si ibu ingin melihat dokter atau penyedia layanan kesehatan tersebut.

Aborsi bedah sendiri telah dilakukan selama lebih dari 40 tahun. Aborsi ini berpendapat jika dilakukan di delapan minggu pertama maka dikatakan sebagai waktu yang paling aman, dan masalah dengan aborsi trimester pertama jarang terjadi. Prosedur ini dapat dilakukan sangat lama atau lebih dari beberapa menit. Ada pendarahan dan anggota staf medis atau dokter akan bersama si ibu yang melakukan aborsi selama proses aborsi.

Aborsi bedah dilakukan dengan memasukkan beberapa peralatan medis atau aborsi melalui vagina dan ke dalam rahim. Anestesi dan obat penghilang rasa sakit akan digunakan selama proses aborsi dan tentunya dapat menyebabkan efek samping. Cara seperti ini terlihat sangat kejam karena tubuh si janin akan dirusak. Hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa artikel cara menggugurkan kandungan ini hanya sebagai bahan informasi saja tanpa memiliki maksud untuk menyarankan karan bagaimanapun menggugurkan kandungan secara ilegal adalah dilarang.

No comments:

Post a Comment